Home Berita Hukum & Kriminal Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Rp1,7 Triliun ditangkap

Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Rp1,7 Triliun ditangkap

Selama ini Maria Pauline Lumowa masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di Kepolisian Republik Indonesia dan Red Notice di Interpol NCB.

-

Tersangka pembobolan di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) yang menjadi buronan, Maria Pauline Lumowa telah ditangkap oleh pihak Kementerian Hukum dan HAM setelah pelarian panjangnya selama 17 tahun.

Penangkapan pembobol Bank BNI itu diumumkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengumumkan penangkapan buronan kakap itu, Kamis (9 juli 2020) ini.

Menanggapi hal tersebut Corporate Secretary BNI Meliana menjelaskan BNI mendukung langkah hukum tersebut.
“Kami mendukung penuh upaya penegakan hukum,” kata dia saat dihubungi detikcom, Kamis (9 juli 2020).

Dia menyampaikan perseroan mengapresiasi keberhasilan aparat penegak hukum dan instansi terkait lainnya untuk mengamankan tersangka di Beograd Serbia, yang merupakan salah satu tersangka utama kasus Unpaid L/C BNI Kebayoran Baru tahun 2002-2003, yakni Maria Pauline Lumowa.

Selama ini Maria Pauline Lumowa masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di Kepolisian Republik Indonesia dan Red Notice di Interpol NCB.
Selama 17 tahun pelarian Maria telah singgah ke berbagai negara. Dia bahkan telah tercatat sebagai warga negara Belanda sejak 1979.

Dia menambahkan dengan penangkapan dari Beograd-Serbia ke Indonesia ini maka proses hukum atas Maria Pauline Lumowa dapat dilanjutkan dan tersangka bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Bagi BNI dengan adanya proses hukum terhadap Sdri MPL maka berpotensi mendapatkan recovery untuk mengurangi kerugian,” jelasnya.

Menurut dia BNI saat ini menghormati proses hukum yang berjalan dan siap membantu aparat penegak hukum dan proses hukum terhadap Maria Pauline Lumowa, sehingga proses penegakan hukum dapat diselesaikan hingga tuntas.

Kasus Maria berawal saat Bank BNI pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003 mengucurkan pinjaman senilai 136 juta dolar AS dan 56 juta Euro kepada PT Gramarindo Group yang dimiliki Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu. Nilai pinjaman tersebut setara Rp1,7 triliun berdasarkan kurs saat itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

Paling Banyak dibaca

avatar facebook

Gampang Banget, Begini Cara Membuat Avatar Facebook Karaktermu Untuk Android dan iPhone IOS

Nah, jika kamu tertarik berikut cara mudah membuat avatar Facebook di Android dan iPhone iOS, antara lain
Terdapat 16 Restoran Yang Telah dikunjungi Pasien Positif Virus Corona di Hong Kong, Termasuk 4 Mc Donald dan KFC

Terdapat 16 Restoran Yang Telah dikunjungi Pasien Positif Virus Corona di Hong Kong, Termasuk...

Setidaknya lebih dari 100 kasus yang dikonfirmasi oleh pemerintah dicatat selama 6 hari berturut-turut, meningkat menjadi 2.779 secara total.
tkw hong kong meninggal jatuh dari jendela

BMI Hong Kong Meninggal Dunia Jatuh dari Ketinggian di North Point Saat Mengelap Jendela

Seorang Buruh Migran Indonesia (BMI) yang bekerja menjadi pembantu rumah tangga jatuh dan meninggal dunia di North Point, Hong Kong.
- Advertisment -

Resep

resep Lo soi kai yik resep sayap ayam empuk

Cara Memasak Sayap Ayam Super Lembut dan Juicy (...

Cara Memasak Sayap Ayam Super Lembut dan Juicy ( Lo Soy Kai Yik) Atau Braised Chicken Wings
cara membuat nasi ayam hainan

Resep Nasi Ayam Hainan (Hainanese Chicken Rice) dengan Daging...

Resep Hainanese Chicken Rice, Resep nasi ayam hainan
Resep Donat Super Lembut Ala Imam Abu Salman

Resep Donat Super Lembut Ala Imam Abu Salman

Donat adalah makanan yang terbuat dari bahan dasar Terigu, telur dan juga mentega. Resep donat gebu