Home Berita Buruh Migran SAH, Tidak Ada Kenaikan Gaji Bagi Buruh Migran di Hong Kong Karena...

SAH, Tidak Ada Kenaikan Gaji Bagi Buruh Migran di Hong Kong Karena Kemerosotan Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19

Keputusan tersebut, yang diumumkan pada hari Selasa (29 september 2020), menuai kritik dari para Buruh Migran dan juga Agency.

-

Sebanyak 370.000 Buruh Migran yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga (PRT) di Hong Kong tidak akan mendapatkan kenaikan gaji di tahun tahun ini, hal itu sebagian karena kemerosotan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, ungkap pemerintah.

Upah minimum pekerja rumah tangga asing akan tetap pada HK $ 4,630 (Rp.8,9 juta) sebulan, sementara tunjangan bulanan, bagi mereka yang majikan tidak memberi mereka makanan, akan tetap pada HK $ 1,121 (Rp.2,1 juta).

Keputusan tersebut, yang diumumkan pada hari Selasa (29 september 2020), menuai kritik dari para Buruh Migran dan juga Agency.

Baca Juga : TKW Asal Jabung Kabupaten Ponorogo Meninggal Diduga Terjatuh dikamar Mandi

Eman Villanueva, juru bicara Badan Koordinasi Migran Asia, berpendapat bahwa para pekerja seharusnya mendapat kenaikan gaji karena beban kerja mereka meningkat selama pandemi virus corona atau Covid-19.

Baca Selanjutnya >>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

Paling Banyak dibaca

avatar facebook

Gampang Banget, Begini Cara Membuat Avatar Facebook Karaktermu Untuk Android dan iPhone IOS

Nah, jika kamu tertarik berikut cara mudah membuat avatar Facebook di Android dan iPhone iOS, antara lain
Terdapat 16 Restoran Yang Telah dikunjungi Pasien Positif Virus Corona di Hong Kong, Termasuk 4 Mc Donald dan KFC

Terdapat 16 Restoran Yang Telah dikunjungi Pasien Positif Virus Corona di Hong Kong, Termasuk...

Setidaknya lebih dari 100 kasus yang dikonfirmasi oleh pemerintah dicatat selama 6 hari berturut-turut, meningkat menjadi 2.779 secara total.
tkw hong kong meninggal jatuh dari jendela

BMI Hong Kong Meninggal Dunia Jatuh dari Ketinggian di North Point Saat Mengelap Jendela

Seorang Buruh Migran Indonesia (BMI) yang bekerja menjadi pembantu rumah tangga jatuh dan meninggal dunia di North Point, Hong Kong.
- Advertisment -